5 Tips Anti Boros Selama PPKM Diperpanjang di 2021

5 Tips Anti Boros Selama PPKM Diperpanjang di 2021

PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat masih terus diperpanjang oleh pemerintah untuk menghadang laju penyebaran virus Covid-19. Di satu sisi, hal ini tentu bertujuan baik demi menurunkan angka kasus aktif dan menanggulangi pandemi. Di sisi lain, tak sedikit juga pihak yang pusing karena PPKM menghambat pekerjaan dan aktivitas sehari-harinya. 

Selama pandemi dan PPKM, bukan hanya wajib menjaga kesehatan dan menghindari kerumunan agar tidak tertular virus, kita juga perlu menjaga kantong dan prioritas pengeluaran. Sebab, kita masih harus berjaga-jaga selama beberapa bulan ke depan karena kondisi pandemi yang tidak terprediksi. Dengan adanya alokasi uang lebih di tabungan, kita bisa sedikit bernapas lega untuk menghadapi pandemi dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

Sayangnya, nggak sedikit juga yang merasa lebih boros saat di rumah aja karena bosan akhirnya belanja dan jajan online berlebihan. Tau-tau, pengeluaran udah bengkak, deh. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, ada 5 tips anti boros yang bisa kamu coba selama masa PPKM masih terus diperpanjang. Yuk kita bahas!

Coba metode meal preparation untuk makan sehari-hari

Meal preparation atau yang biasa disingkat meal prep merupakan metode mempersipkan makanan dalam jumlah banyak sekaligus untuk dihabiskan dalam kurun waktu tertentu. Proses ini meliputi perencanaan menu makanan, belanja, hingga proses penyimpanannya. Biasanya, dilakukan satu minggu sekali: menyusun rencana, belanja, dan masak di akhir pekan. Lalu, hasil makanannya bisa disimpan untuk dimakan di 5 hari kerja. 

Ada tiga metode meal preparation yang dikenal, yaitu: bath cooking, porsi makan satuan, dan persiapan bahan. 

Dengan bath cooking, kamu bisa memasak beberapa resep masakan sekaligus dalam jumlah besar. Kemudian, simpan dalam kulkas atau freezer. Ketika tiba waktunya makan, kamu bisa mengeluarkan makanan tersebut untuk dihangatkan lebih dulu sebelum disantap. 

Sementara itu, porsi makan satuan adalah metode menyiapkan makanan dengan pengaturan berdasarkan banyaknya porsi per satu kali kamu makan. Jadi, kamu perlu menyiapkan beberapa wadah untuk makan pagi, siang, dan malam. Kemudian wadah tersebut diisi dengan karbohidrat, lauk, sayur, dan buah. Ketika waktunya makan, kamu hanya perlu memanaskan 1 porsi wadah tersebut untuk langsung disantap.  

Untuk metode persiapan bahan, kamu hanya perlu menyiapkan aneka bahan makanan tanpa perlu diolah. Seperti sayur mayur dan buah yang dipotong-potong atau ikan dan ayam yang diungkep. Ketika tiba waktunya makanan, kamu bisa tinggal menggoreng atau menumis sayuran yang sudah disiapkan sebelumnya. 

Tiga metode ini cocok digunakan bagi kamu yang sibuk bekerja dari rumah (WFH) setiap harinya sehingga tidak ada waktu untuk masak makan siang atau makan malam. Selain lebih sehat, metode ini bisa bikin kantong lebih hemat dibandingkan harus beli makan setiap harinya di rumah makan. 

Buat & batasi jatah jajan setiap minggunya

Harus di rumah aja tanpa jajan, pasti bosan. Pastinya ada waktu di mana kita bosan makan-makanan rumahan dan pengen jajan via ojek online. Beli burger, pizza, croffle, atau bahkan boba. Enak, tapi tentu berpotensi bikin ketagihan. Alhasil, yang bakalan boncos adalah rekening karena kebanyakan jajan. 

Maka dari itu, supaya kondisi keuangan tetap terjaga, kita perlu membuat alokasi anggaran untuk jajan setiap bulan. Misalnya, dalam satu minggu hanya boleh habiskan uang untuk jajam sebesar Rp 200 ribu. Jadi, total alokasi dana untuk jajan 1 bulan adalah Rp 800 ribu. Jika budgetnya sudah habis, maka kita harus disiplin dan stop jajan. 

Gunakan kipas angin, matikan AC saat pagi hingga sore

Selama menghabiskan banyak waktu di rumah, tentu akan berpengaruh pada pemakaian listrik. Makin banyak alat elektronik yang menyala dan makin lama waktunya, tagihan listrik berpotensi bengkak. Terlebih jika kamu menggunakan listrik pascabayar. 

Untuk mengatasi ini, kamu bisa berhemat pemakaian alat elektronik di rumah. Salah satunya adalah dengan mengurangi pemakaian pendingin ruangan atau AC. Khususnya di pagi hingga sore hari. Kamu bisa menggantinya dengan membuka jendela agar ventilasi udara tetap terjaga ataupun menggunakan kipas angin sebagai alternatif. 

Batasi langganan aplikasi streaming berbayar

Selain jajan, langganan aplikasi streaming berbayar juga seakan sudah jadi kebutuhan di masa pandemi. Contohnya Neflix dan Spotify. Bukan hanya sebagai hiburan, tapi juga sebagai media untuk menjaga “kewarasan” selama harus di rumah aja. 

Sayangnya, langganan aplikasi berbayar tentu akan memotong uang dalam rekeningmu. Makin banyak langganan aplikasi streaming, akan makin besar juga pengeluaran kamu setiap bulannya. Maka dari itu, yuk review kembali aplikasi streaming apa saja yang kamu miliki dan bayar saat ini. Kalau dirasa sudah tidak pernah ditengok atau digunakan, lebih baik kamu hentikan langganannya supaya lebih hemat. 

Manfaatkan promo cicilan atau cashback ketika belanja online

Perlu beli barang yang harganya cukup tinggi selama pandemi? Kamu bisa mengandalkan promo cicilan tanpa kartu kredit yang bisa 0% ataupun cashback. Misalnya, kamu butuh kursi kerja yang nyaman untuk bekerja dari rumah. Di mana kursi jenis ini harganya biasanya tidak murah. Yang berkualitas dan nyaman ada di kisaran angka Rp 600 ribu ke atas. 

Kalau mau kredit, cicilan tanpa kartu kredit 0% dari Kredivo dengan tenor 3 bulan bisa membantu kamu membeli kursi tersebut. Khususnya jika kamu tidak punya kartu kredit. Yang perlu kamu lakukan adalah cukup mendaftar akun Kredivo lewat aplikasinya. Download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store. 

Jika sudah punya akun dan limit, kamu bisa membeli barang dengan cicilan 0% pakai Kredivo di berbagai e-commerce ternama seperti Tokopedia, Blibli, JD.id hingga toko atau outlet offline seperti Hartono dan Electronic City. 

Tertarik coba?

Leave a Reply